Cara memperbaikin hardisk server EC2 bisa dibilang sama dengan memperbaiki hardisk yang memiliki fisik. Prosesnya juga sama, cabut hardisk, pasang di komputer baru, perbaiki, cabut, lalu pasang ulang ke server lama.

Proses ini memakan waktu sekitar 10 menit, sangat layak dicoba daripada me-restore data dari server backup anda. Itupun kalo servernya sempat dibackup.

Cek Log

Cek log sangat penting untuk melihat gambaran apa yang sedang terjadi
aws instance log

Buat Server Baru

Buat instance (vps) baru, tetapi dengan catatan harus di Availability Zone yang sama, Instance Type tidak berpengaruh, saya biasa menggunakan t3a.micro untuk proses reparasinya. Cara ini bisa dijadikan alternative untuk yang tidak memiliki akses ke Console, baik karena private IP ataupun hal lainnya.
Setelah server tersebut dibuat, stop servicenya agar kita bisa menambahkan hardisk dari server yang akan diperbaiki.

Proses Reparasi

1. Matikan EC2

Matikan server yang akan diperbaiki, agar hardisknya bisa dicabut.

2. Detach Volume

klik di nama instance yang akan di perbaiki, klik di Root Device, nanti muncul Block Device /dev/xvda, klik EBS ID.
ebs ec2
ingat Root Device /dev/xvda tersebut karena akan digunakan sewaktu mengembalikan hardisk untuk server ini.

Beri nama yang mewakili untuk hardisk tersebut, contoh saya menggunakan DB-REDIS-SG12. Ini perlu dilakukan agar tidak tertukar dengan yang lain.
detach volume ec2
klik kanan di baris Volume tersebut, pilih Detach Volume.

Setelah Volume tersebut, dikeluarkan sekarang tambahkan kedalam server yang dibuat tadi. Klik kanan, Attach Volume
attach volume ec2
akhiri dengan klik Attach

Bila anda melihat detail instance yang baru ditambahkan hardisk, sudah muncul /dev/sdf, ini adalah hardisk yang akan diperbaiki
new hardisk ec2

3. Jalankan Server Reparasi

Tampilkan layout hardisk yang sedang digunakan df -h

root@reparasi:~# df -h
Filesystem       Size  Used Avail Use% Mounted on
udev             968M     0  968M   0% /dev
tmpfs            197M  2.9M  194M   2% /run
/dev/nvme1n1p1   7.7G  1.3G  6.1G  18% /
tmpfs            982M     0  982M   0% /dev/shm
tmpfs            5.0M     0  5.0M   0% /run/lock
tmpfs            982M     0  982M   0% /sys/fs/cgroup
/dev/nvme0n1p15  124M  262K  124M   1% /boot/efi
tmpfs            197M     0  197M   0% /run/user/1000

hardisk yang di Mounted on / adalah hardisk utama. Ini bukan hardisk yang akan diperbaikin. Bisa juga di cek dengan grep -w '/' /proc/self/mounts

root@reparasi:~# grep -w '/' /proc/self/mounts
/dev/nvme1n1p1 / ext4 rw,relatime,discard,errors=remount-ro 0 0

lihat hardisk yang terdeteksi dengan fdisk -l

Disk /dev/nvme0n1: 40 GiB, 42949672960 bytes, 83886080 sectors
Disk model: Amazon Elastic Block Store              
Units: sectors of 1 * 512 = 512 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
Disklabel type: gpt
Disk identifier: EBF19161-3B64-024C-3B64-21F1860B75FA
 
Device           Start      End  Sectors  Size Type
/dev/nvme0n1p1  262144 83886046 83623903 39.9G Linux filesystem
/dev/nvme0n1p14   2048     8191     6144    3M BIOS boot
/dev/nvme0n1p15   8192   262143   253952  124M EFI System
 
Partition table entries are not in disk order.
 
 
Disk /dev/nvme1n1: 8 GiB, 8589934592 bytes, 16777216 sectors
Disk model: Amazon Elastic Block Store              
Units: sectors of 1 * 512 = 512 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
Disklabel type: gpt
Disk identifier: EBF19161-3B64-024C-3B61-21F1860B75FA
 
Device           Start      End  Sectors  Size Type
/dev/nvme1n1p1  262144 16777182 16515039  7.9G Linux filesystem
/dev/nvme1n1p14   2048     8191     6144    3M BIOS boot
/dev/nvme1n1p15   8192   262143   253952  124M EFI System
 
Partition table entries are not in disk order.

disk yang akan diperbaiki terdeteksi sebagai /dev/nvme0n1p1.

4.Mount Hardisk

Mount hardisk tersebut ke folder /mnt

mount /dev/nvme0n1p1 /mnt/

Chroot ke /mnt

Dengan chroot ini kita akan memiliki hak akses root.

mount -o bind /dev /mnt/dev
mount -o bind /dev/shm /mnt/dev/shm
mount -o bind /proc /mnt/proc
mount -o bind /sys /mnt/sys
chroot /mnt/

setelah menjalankan chroot /mnt, coba cek hardisk yang sedang digunakan

root@reparasi / 
> df -h
Filesystem      Size  Used Avail Use% Mounted on
/dev/nvme0n1p1   40G  1.5G   37G   4% /
udev            968M     0  968M   0% /dev
tmpfs           982M     0  982M   0% /dev/shm

sesuai dengan yang diharapkan.

Fix Masalah

Masalahnya dimana? Bila anda gagal booting karena beda kernal, atau anda mengkonfigurasi sesuatu yang mengakibatkan tidak bisa booting, bisa dibalikkan dari sini. Kalo anda mau mereset password root,admin juga bisa dengan

passwd

masukkan password root yang baru.

Contoh kasus di saya karena ada baris di /etc/fstab yang jadi biang keladi.

UUID="0cf51519-1b17-4761-8da7-abe119d6eac0" /data/backup ext4 defaults 0 0

setelah baris tersebut dihapus, keluar dari chroot dengan

exit

lalu shutdown server reparasi

shutdown -Ph now
Detach Volume

Detach volume dari Server Reparasi lalu Attach ke Server lama.
re attach after repaired

Jalankan server lama.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *